Rabu, 16 Juli 2014

BERKEMAH (HIDUP DI ALAM BEBAS)

Berkemah
HIDUP DI ALAM BEBAS
Kegemaran akan berkemah tidak pernah menurun bahkan akhir-akhir ini banyak orang-orang yang menggunakan waktu luang mereka untuk berkemah secara individual ataupun kelompok pada setiap masa liburan. untuk dapat berkemah diperlukan pengetahuan dan cara berkemah yang praktis. Tentu saja bagi setiap orang yang pernah ikut organisasi kepramukaan dituntut harus bias dan terbiasa melaksanakan perkemahan.
                Berkemah merupakan rekreasi yang amat popular, biasanya menggunakan tenda atau semacam kendaraan khusus (vehicle) yang dikenal sebagai caravan, di Indonesia kegiatan berkemah menggunakan mobil atau caravan masih belum popular. Perkemahan dilakukan dengan menggunakan tenda atau sejenisnya, tempat-tempat yang menjadi tujuan berkemah adalah hutan, pegunungan, pantai, atau di sekitar danau.
                Dipandang dari berbagai sudut berkemah banyak jenisnya dan tujuannya pun juga bermacam-macam, walaupun kebanyakan orang berkemah dengan tujuan menghindarkan diri dari rutinitas kehidupan sehari-hari dengan melakuakan kegiatan dialam bebas (outdoor activity). Sewaktu berkemah orang dapat berjalan-jalan, menjelajah, mendaki gunung atau bukit, memancing, berenang, mempelajari atau mengambil foto/gambar dari flora dan fauna selain itu bias juga bermain disekitar api unggun (campfire)
            Dipandang dari jenis perkemahannya, berkemah dapat dibagi ke dalam:
1.       Perkemahan Bhakti: perkemahan wirakarya, kemah kerja.
2.       Perkemahan Ilmiah: perkemahan yang dilakukan untuk penelitian, observasi, atau survey.
3.       Perkemahan Rekrasi: perkemahan yang dilakukan untuk mengisi waktu liburan atau wisata.
4.       Perkemahan pendidikan: perkemahan yang dilakukan oleh Pramuka, PMR, atau organisasi Pecinta Alam.
Dipandang dari lamanya waktu berkemah, perkemahan bias dibedakan menjadi:
1.       Perkemahan satu hari: pagi berangkat sore hari kembali biasanya ketempat yang dekat dari rumah, sekolah, atau penakalan gugus depan.
2.       Perkemahan dua hari: persami atau perkemahan sabtu-minggu, jum’at-sabtu, dsb.
3.       Perkemahan yang lebih dari du hari: perjusami (perkemahan jum’at, sabtu-minggu).
Berdasarkan tempat berkemah,perkemahan dapat kita bagi menjadi:
1.       Perkemahan menetap (Standing camp)
2.       Perkemahan berpindah-pindah (Safari Camp)
Banyak orang beranggapan bahwa menyelenggarakan perkemahan itu mudah. Asalkan ada uang sudah cukup. Padahal pengalaman telah menunjukan bahwa banyak orang yang berkemah mengalami banyak kesulitan atau hambatan sewaktu berkemah karena kurang persiapan.
Dibawah ini ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum menyelenggarakan suatu perkemahan
1.       SASARAN DAN MOTIVASI
Sebelum mengadakan perkemahan, sasaran dan motifasi harus sudah terperinci dan jelas. Sasaran ini harus diketahui oleh semua panitia penyelenggara dan juga para peserta pada umumnya sebab sasaran perkemahan akan mempengaruhi besar pembiayaan, lamanya waktu, banyaknya peralatan, jumlah personil, dsb.

2.       PERENCANAAN (PLENING)
Agar perkemahan mencapai hasil yang diinginkan, perncanaan harus baik. Untuk membuat perncanaan yang baik kita harus mempunyai data-data yang lengkap tentang tempat yang akan digunakan.
Untuk itu kita harus melakukan survey terlebih dahulu. Apa saja yang perlu untuk dilihat selama peninjauan awal (survey) itu adalah:
a.       Keadaan medan perkemahan (termasuk prasarana air dan MCK-nya)
b.      Sarana kesehatan
c.       Keamanan daerah perkemahan (dari gangguan binatang, bahaya alam seperti banjir atau tanah longsor, bahaya gangguan orang jahat).
d.      Kepemilikan tempat, pada siapa harus meminta izin (milik pribadi, desa atau instansi).
e.      Tempat belanja yang dekat (warung, toko atau pasar)
f.        Kemungkinan melaksanakan bakti kepada masyarakat sekitar
g.       Jarak dari tempat kita ke lokasi perkemahan
h.      Kendaraan apa yang bisa digunakan (besar atau kecil)
i.         Tempat/objek yang bermanfaat yang dapat dikunjungi
Dari data-data yang dapat dikumpulkan (setelah survey) maka dimulailah menyusun perencanaan yang meliputi:
Ø  Wakti yang akan diperlukan (dengan membuat time schedule). Persiapan yang dilaksanakan, lamanya perkemahan, waktu tempuh perjalanan, serta pembuatan laporan dan pertanggung jawabaan.
Ø  Tempat dimana akan diselenggarakannya perkemahan.
Ø  Anggaran biaya yang diperlukan.
Ø  Transportasi yang akan dipergunakan (truk, bus, dsb).
Ø  Peserta (jumlah keseluruhan persetanya)
Ø  Pimpinan perkemahan serta panitia penyelenggara.
Ø  Pembagian tugas (job des)
Ø  Peralatan/logistic.
Ø  Susunan acara (program kegiatan)
Ø  Perlu tidaknya untuk mengundang instruktur, narasumber, atau penceramah.

3.       PERSIAPAN SEBELUM BERKEMAH
Persiapan yang baik menjelang keberangkatan, merupakan bagian yang penting dari keberhasilan suatu perkemahan. Persiapan yang dilakukan meliputi kesiapan mental dan fisik.
4.       MOTO
ada moto yang khas jika kita menyelenggarakan atau mengikuti perkemahan contohnya: Tidak ada yang tidaj bisa dikerjakan! Semua kesulitan atau hambatan pasti bisa kita selesaikan jika kita tidak mudah putus asa.
5.       BAHAN MAKANAN
Persiapan makanan adalah besar sekali manfaatnya. Makanan memberikan pengaruh yang sangat beasr caik secara mutu (baik buruknya makanan) maupun dari segi jumlahnya. Gairah dan semangat para peserta dipengaruhi juga oleh bahan makanan.
Makanan yang baik harus mengandung syarat-syarat dibaeah ini:
a.       Mengandung gizi yang cukup
b.      Jumlahnya mencukupi keperluan (disesuaikan dengan jenis kegiatan yang dilakukan)
c.       Makanan harus dari bahan yang mudah dicerna
d.      Makanan tidak cepat basi atau busuk dan terjaga kebersihannya
6.       PERLENGKAPAN
Perlengkapan harus diperinci dengan teliti karena kekurangan sedikit diperkemahan akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Perlengkapan dapat dibagi menjadi 4 perlengkapan yaitu:
a.       Perlengkapan pribadi atau perorangan
b.      Perlengkapan regu atau kelompok
c.       Perlengkapan pasukan atau kontingen
d.      Perlengkapan panitia atau penyelenggara
Note: perlengkapan yang dibutuhkan dapat menyesuaikan kebutuhan perkemahan, perlengkapan yang kita bahas adalah perlengkapan secara umum.
PERLENGKAPAN PERORANGAN
                Memilih perlengkapan sangatlah penting, seperti pakaian, tenda dan sleeping bag (kantung tidur), perlengkapan masak, dan juga perlengkapan lain seperti kapak, lentera, lampu senter, peta dan kompas, perlengkapan pppk, tali, dan korek api. Perlengkapan peserta atau perorangan yang harus dipersiapkan secara lengkap adalah:


1.       Ransel
Carilah ransel yang dibuat dari bahan yang ringan tetapi kuat dan tahan air. Ransel juga harus nyaman dipakai dipunggung (back pack), ukuran ransel disesuaikan dengan kebutuhan barang bawaan.
2.       Pakaian seragam pramuka lengkap (jika kegiatan perkemahan yang diadakan oleh organisasi pramuka).
3.       Pakaian ganti (kaos atau kemeja).
4.       Celana panjang (traning suite),celana pendek, celana renang.
5.       Pakaian ibadah.
6.       Perlengkapan kebersihan pribadi.
7.       Pelembab.
8.       Sisir dan jam tangan.
9.       Sandal karet.
10.   Sepatu olah raga.
11.   Handuk.
12.   Jas hujan atau ponco.
13.   Matras.
14.   Senter.
15.   Tas kecil atau tas pinggang.
16.   Perlengkapan makan dan alat masak pribadi.
17.   Tali.
18.   Pisau lipat.
19.   Gunting kecil, buah baju, jarum benang.
20.   Gantungan pakaian.
21.   Kerek api dan lilin.
22.   Jacket atau baju hangat.
23.   Syal.
24.   Topi.
25.   Sarung tangan .
26.   Kantung plastic.
27.   Kartu-kartu keterangan.
28.   Kacamata (sun glasses).
29.   Obat pribadi.
30.   Radio transistor kecil.
31.   Alat tulis.
32.   Pakaian dalam.
33.   Payung.
34.   kompas dan peta.


PERLENGKAPAN KELOMPOK
 Perlengkapan kelompok atau regu yang harus dipersiapkan adalah:
1.       tenda dan perlengkapannya (tiang, tali, pasak, dsb).
2.       tikar, plastic, atau alas tenda.
3.       Lentera, lampu badai, senter, petromaks.
4.       Peralatan memeasak (kompor, penggorengan, panic, teko, dsb)
5.       Peralatan kerja (golok, palu, kapak, sekop, cangkul, dsb).
6.       Ember besar dan kecil.
7.       Bendera (merah putih, WOSM, gudep, semaphore, morse, tunas kelapa)
8.       Perlengkapan kegiatan (timbangan, tongkat, kompas, peluit, dsb).
9.       Kotak atau tas PPPK
10.   Buku atministrasi regu
11.   Surat-surat (mandate, izin, dsb).
12.   Kamera foto
13.   Jam weker/alarem
14.   Dsb.

Dimanapun kita berkemah, keamanan diri dan lingkungan harus menjadi prioritas. Aturan utama bagi orang yang berkemah, baik ditempat berkemah yang masih hijau maupun yang sudah modern (yang mempunyai kamar mandi / MCK dan kedai-kedai) adalah harus menjaga kebersihan. Semua jenis api harus benar-benar dipadamkan sebelum kita meninggalakan bumi perkemahan.


SEKIAN PEMBAHASAN BERKEMAH (HIDUP DI ALAM BEBAS) APABILA ADA KURANGNYA TENTANG PEMBAHASAN BERKEMAH DIATAS MOHON SARAN DAN KOMENNYA

SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar