Baris-berbaris
PBB-LKBB
Baris-berbaris merupakan bentuk
kedisiplinan dan juga merupakan latihan-latihan gerak dasar yang diwujudkan
dalam rangka menanamkan sikap para pramuka agar dapat menumbuhkan sikap:
1.
Disiplin pribadi maupun kelompok.
2.
Rasa tanggungjawab, kasatuan dan persatuan.
3.
Kompak
4.
Kebersamaan
5.
Penampilan yang baik secara perorangan ataupun
kelompok
Pasti banyak yang bertanya apakah baris-berbaris itu identic
dengan kemiliteran? Tentu saja tidak. Di dunia pemdidikan dan pekerjaan baik
negri maupun swasta baris-berbaris jupa mempunyai peranan cukup penting.
Terutama dalam peranan peningkatan peranan disiplin.
Ada beberapa aba-aba dalam baris-berbaris yang terbagi dalam
3 kelompok:
1.
Aba-aba peringatan (misal: perhatian!)
2.
Aba-aba petunjuk (misal: hadap kanan, kiri,
balik kanan, maju, dsb)
3.
Aba-aba pelaksanann (misal: gerak!, jalan!, atau
mulai!)
Aba-aba dalam gerakan Pramuka, dilakukan dengan beberapa
cara, antara lain menggunakan:
1.
Suara
2.
Peluit
3.
Isyarat (misalnya isyarat tangan atau bendera)
Berikut akan saya jelaskan tentang beberapa aba-aba dengan
isyarat tangan untuk membentuk barisan
1.
Lingkaran
besar
Untuk membentuk barisan lingkaran besar
maka kedua ujung telapak tangan dipertemukan di atas kepala sehingga membentuk
lingkaran atau membuat gerakan melingkar dengan kedua lengan di sekeliling
badan.
2.
Lingkaran
kecil
Hamper sama dengan cara membentuk barisan
lingkaran besar yang membedakan adalah kedua ujung jari telunjuk dan ibu jari
dipertemukan sehingga membentuk lingkaran yang lebih kecil.
3.
Setengah
lingkaran
Untuk membentuk barisan setengah lingkaran
kedua lengan digerakkan dari samping badan kedepan sehingga membentuk setengah
lingkaran.
4.
Angkare
untuk membentuk barisan angkare (leter U)
maka kedua telapak tangan mengepal dan ditegakkan keatas sebatas bahu membentuk
sudut 900 sehingga kelihatan seperti bentuk huruf U.
5.
Berderet
untuk membemtuk barisan berderet maka kedua
tangan direntangkan lurus kesamping, setinggi bahu, bentuk barisan berderet
adalah masing masing ketua regu atau pemimpin barisan berada di sebelah kanan
barisan untuk membedakan barisan 1 dengan yang lainnya.
6.
Koloni terbuka
untuk membentuk koloni terbuka lengan
dukepalkan menghadap kedalam dan ditegakkan disamping badan sampai membentuk
sudut 900, bentuk barisan untuk koloni terbuka ini pemimpin pasukan
atau ketua regu berada di sebelah kiri barisan.
7.
Koloni
tertutup
Untuk membentuk barisan koloni terbuka
hamper sama dengan membentuk koloni tertutup hanya saja untuk posisi tangan
dipertemukan di depan dada tetapi tidak sampek bersentuhan, serta untuk bentuk
barisannya koloni tertutup adalah pemimpin barisan atau ketua regu berada di
sebelah kanan barisan.
8.
Selat
(kanon)
Untuk selat (kanon) kedua tangan lurus
kedepan, telapak tangan terbuka dan saling berhadapan, untuk bentuk barisannya
sendiri selat (kanon) memiliki bentuk setiap 2 banjar menghadap dalam atau berhadapan.
9.
Selat
balik
untuk barisan selat balik posisi tangan
sama dengan selat (kanon) perbedaannya adalah telapak tangan menghadap keluar
(bertolak belakang, untuk bentuk barisannya adalah kebalikan dari barisan selat
(kanon).
10.
Roda
Untuk membentuk barisan roda posisi tangan
adalah kedua tangan mengepal dan disilangkan didepan dada, bentuk barisan roda
adalah masing masing banjar berhadap-hadapan dengan pemimpin barisan, ketua
regu, pebina atau tiang bendera sebagai porosnya.
11.
Perlombaan
Untuk bentuk barisan perlombaan posisi
tangan adalah kedua tangan mengepal lurus kedepan, untuk bentuk barisannya
adalah berbanjar setiap regu.
12.
Anak
panah
Untuk bentuk barisan panak panah posisi
tangan adalah kedua ujung jari-jari tangan dipertemukan didepan dada, siku
membentuk 450. Untuk bentuk barisannya adalah semua banjar mengarah
ke-1 penjuru.
13.
Barisan bersaf
Untuk posis tangan barisan bersaf adalah
tangan kanan diangkat lurus sejajar dengan bahu serta tangan kiri ditekuk
keatas 900 untuk menunjukkan jumlah saf dalam barisan.
14.
Barisan
berbanjar
Untuk barisan berbanjar posisi tangannya
hamper sama dengan barisan bersaf yang membedakan adalah tangan kanan lurus
kedepan.
15.
Panggilan
untuk pemimpin regu
Untuk panggilang pemimpin regu posisi
tangan adalah jari telunjuk diacungkan ke atas.
16.
Bubar
barisan
Untuk aba-aba bubar barisan posisi tangan
adalah kedua tangan disilangkan didepan badan lalu digerakan kesamping atas
sampai lurus dengan bahu.