Jumat, 08 Agustus 2014

PBB-LKBB

Baris-berbaris
PBB-LKBB
Baris-berbaris merupakan bentuk kedisiplinan dan juga merupakan latihan-latihan gerak dasar yang diwujudkan dalam rangka menanamkan sikap para pramuka agar dapat menumbuhkan sikap:
1.       Disiplin pribadi maupun kelompok.
2.       Rasa tanggungjawab, kasatuan dan persatuan.
3.       Kompak
4.       Kebersamaan
5.       Penampilan yang baik secara perorangan ataupun kelompok
Pasti banyak yang bertanya apakah baris-berbaris itu identic dengan kemiliteran? Tentu saja tidak. Di dunia pemdidikan dan pekerjaan baik negri maupun swasta baris-berbaris jupa mempunyai peranan cukup penting. Terutama dalam peranan peningkatan peranan disiplin.
Ada beberapa aba-aba dalam baris-berbaris yang terbagi dalam 3 kelompok:
1.       Aba-aba peringatan (misal: perhatian!)
2.       Aba-aba petunjuk (misal: hadap kanan, kiri, balik kanan, maju, dsb)
3.       Aba-aba pelaksanann (misal: gerak!, jalan!, atau mulai!)
Aba-aba dalam gerakan Pramuka, dilakukan dengan beberapa cara, antara lain menggunakan:
1.       Suara
2.       Peluit
3.       Isyarat (misalnya isyarat tangan atau bendera)
Berikut akan saya jelaskan tentang beberapa aba-aba dengan isyarat tangan untuk membentuk barisan
1.       Lingkaran besar
Untuk membentuk barisan lingkaran besar maka kedua ujung telapak tangan dipertemukan di atas kepala sehingga membentuk lingkaran atau membuat gerakan melingkar dengan kedua lengan di sekeliling badan.
2.       Lingkaran kecil
Hamper sama dengan cara membentuk barisan lingkaran besar yang membedakan adalah kedua ujung jari telunjuk dan ibu jari dipertemukan sehingga membentuk lingkaran yang lebih kecil.
3.       Setengah lingkaran
Untuk membentuk barisan setengah lingkaran kedua lengan digerakkan dari samping badan kedepan sehingga membentuk setengah lingkaran.
4.       Angkare
untuk membentuk barisan angkare (leter U) maka kedua telapak tangan mengepal dan ditegakkan keatas sebatas bahu membentuk sudut 900 sehingga kelihatan seperti bentuk huruf U.
5.       Berderet
untuk membemtuk barisan berderet maka kedua tangan direntangkan lurus kesamping, setinggi bahu, bentuk barisan berderet adalah masing masing ketua regu atau pemimpin barisan berada di sebelah kanan barisan untuk membedakan barisan 1 dengan yang lainnya.
6.       Koloni terbuka
untuk membentuk koloni terbuka lengan dukepalkan menghadap kedalam dan ditegakkan disamping badan sampai membentuk sudut 900, bentuk barisan untuk koloni terbuka ini pemimpin pasukan atau ketua regu berada di sebelah kiri barisan.
7.       Koloni tertutup
Untuk membentuk barisan koloni terbuka hamper sama dengan membentuk koloni tertutup hanya saja untuk posisi tangan dipertemukan di depan dada tetapi tidak sampek bersentuhan, serta untuk bentuk barisannya koloni tertutup adalah pemimpin barisan atau ketua regu berada di sebelah kanan barisan.
8.       Selat (kanon)
Untuk selat (kanon) kedua tangan lurus kedepan, telapak tangan terbuka dan saling berhadapan, untuk bentuk barisannya sendiri selat (kanon) memiliki bentuk setiap 2 banjar  menghadap dalam atau berhadapan.
9.       Selat balik
untuk barisan selat balik posisi tangan sama dengan selat (kanon) perbedaannya adalah telapak tangan menghadap keluar (bertolak belakang, untuk bentuk barisannya adalah kebalikan dari barisan selat (kanon).
10.   Roda
Untuk membentuk barisan roda posisi tangan adalah kedua tangan mengepal dan disilangkan didepan dada, bentuk barisan roda adalah masing masing banjar berhadap-hadapan dengan pemimpin barisan, ketua regu, pebina atau tiang bendera sebagai porosnya.
11.   Perlombaan
Untuk bentuk barisan perlombaan posisi tangan adalah kedua tangan mengepal lurus kedepan, untuk bentuk barisannya adalah berbanjar setiap regu.
12.   Anak panah
Untuk bentuk barisan panak panah posisi tangan adalah kedua ujung jari-jari tangan dipertemukan didepan dada, siku membentuk 450. Untuk bentuk barisannya adalah semua banjar mengarah ke-1 penjuru.
13.   Barisan  bersaf
Untuk posis tangan barisan bersaf adalah tangan kanan diangkat lurus sejajar dengan bahu serta tangan kiri ditekuk keatas 900 untuk menunjukkan jumlah saf dalam barisan.
14.   Barisan berbanjar
Untuk barisan berbanjar posisi tangannya hamper sama dengan barisan bersaf yang membedakan adalah tangan kanan lurus kedepan.
15.   Panggilan untuk pemimpin regu
Untuk panggilang pemimpin regu posisi tangan adalah jari telunjuk diacungkan ke atas.
16.   Bubar barisan

Untuk aba-aba bubar barisan posisi tangan adalah kedua tangan disilangkan didepan badan lalu digerakan kesamping atas sampai lurus dengan bahu.