Jumat, 09 Mei 2025

APROKSIMASI (Mengira-ngira) MENAKSIR

 Menaksir adalah mengira-ngira sebuah ukuran. Oleh karena itu jika hasil penaksiran berbeda sedikit dengan kenyataan sebenarnya (dengan batasan tertentu, kemudian disebut toleransi) sudah diangap baik / benar.

Ada beberapa ukuruan yang bisa dihitung dengan cara mengira-ngira atau menaksir diantaranya:

  1. Menaksir tinggi pohon atau tiang
  2. Menaksir lebar sungai
  3. Menaksir kecepatan arus sungai dan kecepatan angin
1. MENAKSIR TINGGI POHON

    Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan penaksiran tinggi pohon yaitu:

  • Kita berjalan dari pohon yang akan kita ukur tingginya sejauh 11 meter, sebut sebagai titik B.
  • Pada titik B, berdiri seorang kawanmu (diam) dengan sebatang tongkat. Lalu kita maju sejauh 1 meter ke titik C.
  • Pada titik C, kita bertiarap dan intai ujung atas pohon melalui sisi tongkat. Perhaitkan tinggi pohon terletak dimana pada tongkat. Sebut itu titik D. Tinggi pohon adalah titik E.
  • Maka rumus tinggi pohon adalah: AE =12 x BD



2. MENAKSIR LEBAR SUNGAI

    Ada 2 cara untuk mengira-ngira lebar sungai yaitu dengan cara perbandingan dan dengan cara sudut

Dengan cara perbandingan

  • Tetapkan titik atau benda di seberang sungai (bisa pohon atau batu) untuk menjadi titik A.
  • posisikan tempat kita berdiri (titik B) sejajar dengan titik A.
  • berjalanlah ke kiri/kanan sisi sungai sejauh 10m, tandai titik kita berhenti menggunakan tongkat atau minta tolong teman untuk berdiri sebagai titik C.
  • Dari titik C berjalan terus sejauh 5m (setengah dari jarak BC), tandai titik berhenti kita sebagai titik D
  • Lalu dari titik D kita berjalan menjauhi sungai ke arah titik E, dengan pandangan ke semping. Berhentilah jika kamu sudah melihat titik C dan titik A tepat pada satu garis.
  • Dengan demikian jarak lebar sungai adalah AB = 2 x DE


Dengan cara sudut

  • Tetapkan titik A di seberang sungai seperti cara sebelumnya.
  • Jadikan temapt kita berdiri sebagai titik B sejajar dengan titik A
  • Kita hadap kiri/kanan dengan sudut 90 dan berjalan mundur ditepi sungai.
  • Berhenti jika telah menbuat sudut 45 (dengan kompas atau busur derajat) apabila kita melihat titik A
  • Titik tempat kita berhenti sebagai sudut C. Dengan demikian segitiga ABC adalah sama kaki, AB=BC




3. MENAKSIR KECEPATAN

    Menaksir kecepatan arus sungai

  • Kita tentukan 2 titik di tepi sungai/selokan, kita sebut titik A dan B
  • Jaraknya jangan terlalu jauh. antara 2m, 5m, atau 10m (Usahakan mencari lintasan air yang lurus, tidak banyak rintangan)
  • Lalu di titik A kita hanyutkan benda yang ringan dan bisa mengapung, benda akan terbawa arus ke titik B
  • hitung waktu dari mulai titik A sampai benda tersebut mencapai titik B
  • Rumus kecepatan arus V= jarak : waktu (jarak 10m waktu tempuh 4 1/2 detik
  • kecepatan arus adalah : 10m : 4 1/2 det = 2,2 m/det.