Kamis, 23 Maret 2023

SURVIVAL (Teknik Bertahan Hidup)

Survival adalah salah satu cara hidup di alam bebas, kata Survival berasal dari bahasa inggris "survive" yang berarti tetap hidup (bisa bertahan hidup), sedangkan pengertian yang lebih luas adalah keadaan dimana seseorang berjuang untuk mempertahankan hidup dari bahaya yang mengancam hidupnya. Orang yang melakukan survival biasanya disebut Survivor.

keadan sulut yang memungkinkan seseorang melakukan Survival diantaranya adalah:

    1. Tidak adanya (habisnya) persediaan makanan.
    2. Ancaman kondisi medan yang berat.
    3. Tersesat atau terpisah dari kelompok.
    4. Hilang atau tersesat pada eaktu melakukan pendakian (pengembaraan).
    5. Terbatasnya perlengkapan yang dimiliki/tersisa.
    6. Mengalami kecelakaan di alam bebas, dsb.

Untuk mempermudah pengertian tentang Survival, maka dari kata tersebut dapat dibuat kiasan makna untuk dijadikan pedoman umum yaitu:

S sadarilah sungguh-sungguh situasu dan kondisi diri sendiri, medan yang dihadapi dan ancaman-ancaman bahaya yang mungkiun ada.

untung rugi situasi yang dihadapi tergantung pada ketenangan serta penggunaan akal sehat.

R rasa takut dan panik harus dikendalikan, dengan cara mengatur keseimbangan rasio dan emosi.

V vakum (kekosongan), artinya kekosongan waktu harus diisi dengan kegiatan yang menenangkan serta dapat menghibur diri sambil senantiasa mencari jalan keluar.

I ingatlah selalu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa

V vivo (vivere)dari bahasa latin yang artinya hidup. Tetap optimis utnuk dapat bertahan, jangan mudah putus asa.

A adaptasi dengan lingkungan sangatlah penting.

L latihlah selau diri dan belajar terus agar jadi bisa

FILOSOFI SUVIVAL

Saat anda merasa tersesat atau terjebak akibat keadaan darurat lingkukan yang mengharuskan anda melakukan Survival ingat kata STOP maksudnya adalah:

S Sit maksutnya adalah duduk/diam berhenti sadar bahwa saat ini dalam kondisi terancam hidupnya

T Thinking maksutnya adalah berfikir apa yang dapat digunaka untuk bertahan hidup

O Observ maksutnya mengamati lingkungan sekitar yang dimanfaatkan untuk bertahan hidup seperti: air, makanan, perlindungan, dll.

P Planning maksutnya adalah setalah mempertimbangkan faktor lingkungan rencanakan tindakan yang akan dilakukan seperti:

    a. Meninggalkan lokasi kejadian untuk mencari bantuan, tandai tempat yang ditinggalkan, beri tanda kemana arah yang dituju agar dapat menjadi tanda bagi tim pencari dan penolong

    b. Tetap dilokasi kejadian dengan pertimbangan lokasi aman dan mempermudah tim pencari menemukan lokasi kejadian dengan melakukan:

        1. Membuat perlindungan yang nyaman (bivak).
        2. Mencari air.
        3. Membuat api.
        4. Mencari makanan.

Bila dalam kondisi survival melibatkan regu atau kelompok, maka aturlah langkah-langkah sebagai berikut:

    1. Tunjuk seorang pemimpin yang dianggap dapat mengeluarkan kelompok dari kondisi survival. Pilih pemimpin yang dianggap paling baik, baik dari segi usia, cara berpikir, bertindak, pengalaman dan juga pengetahuannya.
    2. Bagi dan atur tugas setiap anggota kelompok sesuai dengan pemampuan yang dimiliki.
    3. Jaga rasa saling mebutuhkan dalam kelompok.
    4. Pemimpin juga harus adil dan yang paling penting harus dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Teknik hidup dialam bebas merupakan pengetahuan dan keterampilan dasar yang baik bagi seseorang yang gemar anak petualangn atau mengembara. Dasar -dasar teknik survival dapat ditingkatkan serata dipadukan menjadi kelompok-kelompok disiplin ilmu hidup dialam bebas seperti:

    1. Pengetahuan ilmu medan (navigasi, peta, kompas)
    2. Teknik survival darat, laut, udara.
    3. Ilmu pendaki gunung
    4. Pengetahuan tanda-tanda alam
    5. Teknik pembuatan tenda darurat (bivak)
    6. Teknik pioneering (penggunaan tali dan tongkat)
    7. Teknik isyarat dan semboyan (untuk komunikasi darurat)
    8. Pengetahuan tentang tanda jejak
    9. Biologi dan zoologi praktis
    10. Penetahuan dan teknik SAR (search and resque)
    11. Pengetahuan kesehatan, P3K, serta PPGD (pertolongan pertama gawat darurat)
    12. Dsb.

Untuk memahami teknik survival darat, perlu diketahui sifat-sifat medan yang dihadapi, misalnya:

    1. Rimba belantara, rawa, pegunungan.
        Yang harus diketahui antara lain:
        a. Jenis hutan (hutan primer, hutan sekunder, hutan tersier, savana, atau rawa)
        b. Jenis vegetasi (tumbuhan)
        c. Jenis binatang yang hidup, binatang buas(liar) atau tidak, binatang melata atau bahkan jenis binatang yang beracun
        d. Kemungkinan adanya wabah penyakit/epidemi.
    2. Navigasi
    3. Cara menyalakan api
    4. Cara berlindung (bivak)
    5. Mencari bahan makanan darurat dan air
    6. Menanggulangi bahaya binatang, dsb.
    



SEKIAN PEMBAHASAN PENGERTIAN SINGKAT SURVIVAL KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG SURVIVAL INI MOHON KOMENNYA.
KITA LANJUT DIPOSTINGAN BERIKUTNYA YAITU TENTANG TEKNIK PEMBUATAN BIVAK SEMOGA BERMANFAAT
SALAM PETUALANG!!! 
EXPEDISI !!!