Senin, 08 September 2025

TEKNIK PEMBUATAN BIVAK (lanjutan pembahasan survival)

BIVAK

Bivak yaitu suatu tempat dimana kita terlindung, sifatnya sementara (darurat), gunanya untuk melindungi kita dari cuaca buruk dan binatang buas atau liar serta dapat memberikan rasa aman. Mendirikan atau membuat bivak adalah teknik yang penting yang harus dikuasai jika hendak melakukan pendakian atau berkemah.

Materi atau bahan penunjang pembuatan bivak dibagi menjadi dua yaitu:

    1. Bahan yang berasal dari alam seperti gua, batu-batuan, pepohonan (dahan, ranting, dan daun),dsb.
    2. Bahan yang sudah jadi/ada seperti jas hujan, ponco, fly-sheet, atau parasut.

Hal yang perlu diperhatikan sewaktu pembuatan bivak:

    1. Pemilihan tempat yang baik dan menguntungkan, seperti terhindar dari hembusan angin, mudah dilihat dari tempat yang jauh (jika kita sedang tersesat, tim pencari akan mudah menemukan kita).
    2. Faktor keamanan bivak, baik dari bahaya pohon tumbang, tanah longsor, banjir, serangan dari hewan buas/liar, dsb.
    3. Kesehatan yang memenuhi syarat. 

Jenis - jenis Bivak (shelter)
Tipe bivak yang dibuat tergantung pada kondisi medan atau daerah serta bahan-bahan yang ada. Jika tidak ada bahn-bahan untuk pembuatan bivak, carilah apa saja yang dapat digunakan untuk berlindung, misal tonjolan batu, tebing yang menggantung, gua, tetapi tetap perhatikan faktor bahayanya.

Tipe - Tipe Bivak
    
    1. Bough shelter, patahkan sebuah dahan pohon sampai ke tanah, pastikan dahan tersebut tidak akan menimpa kita ( ikat lah dengan kuat), tutupi dengan dedaunan


    2. Root shelter, jika ada akar pohon yang besar berada diatas tanah dan menghalangi angin, kita dapat memakainya sebagai bivak dengan menambahkan dahan dan dedaunan untuk menahan angin.


    3. Fallen trunks, sebuah batang kayu atau pohon yang tumbang dapat kita manfaatkan sebagai bivak dengan ditambahkan sedikit galian dan atap ranting dan dedaunan.


    4. Stone barriers, tumpukan batu dapat digunakan untuk membuat bivak, seperti yang dilakukan orang eskimo selama didaerah yang dingin.



selain 4 tipe bivak di atas kita juga dapat menggunakan jas hujan (poncho) atau flysheet untuk membuat bivak serta lebih cepat dan mudah untuk pembuatannya.
Tipe-tipe shelter sheet(bifak dengan menggunakan lembaran ponco) adalah:

    1. Natural shelter
    2. Triangular shelter
    3. Curl shelter
    4. Doble shelter


SEKIAN PEMBAHASAN MATERI BIVAK KALI INI  KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG BIVAK INI MOHON SARAN DAN KOMENNYA.

SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar