Minggu, 07 September 2025

SEMAPHORE

Pengertian Semaphore

Semaphore atau semafor (atau ada juga yang mengucapkannya semapur) adalah metode untuk mengirim sinyal atau pesan dengan menggunakan alat-alat sederhana, seperti bendera, batang, atau tangan kosong sekalipun.

Metode ini dilakukan dengan cara mengulurkan kedua tangan membentuk posisi tertentu sesuai formasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Bendera, batang, atau alat lainnya berperan untuk memperjelas arah gerakan tangan ketika menyampaikan pesan.

Penemu dan Sejarah Semaphore

Semaphore diciptakan oleh seorang insinyur sekaligus pendeta asal Perancis bernama Claude Chappe pada tahun 1790. Tujuannya adalah untuk kepentingan komunikasi militer, agar anggota militer bisa berkomunikasi dari jarak yang jauh.

Pada saat itu, semaphore nggak menggunakan bendera seperti saat ini, tetapi menggunakan kayu berukuran besar yang bentuknya menyerupai lengan.

Kayu ini kemudian dipasang di atas menara-menara tinggi yang jaraknya 5 – 10 mil atau sekitar 8 – 160 km antar satu menara dengan menara lainnya.

Pada setiap menara, ditempatkan satu signaller sebagai operator, serta teleskop sebagai alat bantu untuk melihat pesan yang dikirimkan signaller lain dari jarak jauh.

Pada abad ke-19, metode ini banyak diadopsi sebagai metode komunikasi antarkapal. Nah, dari sinilah penggunaan bendera semaphore mulai diterapkan.

Untuk komunikasi antarkapal, anggota militer tidak lagi menggunakan kayu super besar, melainkan menggunakan alat yang lebih sederhana, yaitu bendera.

 Cara Mudah dan Cepat Belajar Semaphore

Salah satu cara yang paling mudah dan cepat dalam menghafalkan kode isyarat semaphore adalah dengan menggunakan metode "8 Penjuru Mata Angin" atau terkadang disebut juga sebagai metode "Jarum Jam". Dengan metode ini, menghafalkan semaphore tidak dilakukan urut sesuai dengan urutan abjad, namun dihafalkan perkunci yang terdiri atas 7 kunci.


Dalam metode ini posisi tangan disusun dalam 8 titik di sekeliling tubuh yang meliputi titik di bawah tubuh, kiri bawah tubuh, samping kiri tubuh, kiri atas tubuh, atas tubuh, kanan atas tubuh, samping kanan tubuh, dan kanan bawah tubuh. Selengkapnya lihat gambar berikut:

Metode belajar semaphore ini, kode isyarat semaphore perhurufnya dibentuk dari posisi dua tangan sesuai dengan 7 kunci. Masing-masing kunci ditandai dan dinamai sesuai posisi salah satu tangan, sehingga:


Kunci 1: Salah satu tangan berada di titik 1 dan tangan kedua berada di titik 2 - 8 sehingga terbentuk 7 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

1 dan 2   =

Huruf A

(5)

1 dan 6   =

Huruf E

(2)

1 dan 3   =

Huruf B

(6)

1 dan 7   =

Huruf F

(3)

1 dan 4   =

Huruf C

(7)

1 dan 8   =

Huruf G

(4)

1 dan 5   =

Huruf D


Kunci 2: Salah satu tangan berada di titik 2 dan tangan kedua berada di titik 3 - 8 sehingga terbentuk 6 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

2 dan 3   =

Huruf H

(4)

2 dan 6   =

Huruf L

(2)

2 dan 4   =

Huruf I

(5)

2 dan 7   =

Huruf M

(3)

2 dan 5   =

Huruf K

(6)

2 dan 8   =

Huruf N


Kunci 3: Salah satu tangan berada di titik 3 dan tangan kedua berada di titik 4 - 8 sehingga terbentuk 5 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

3 dan 4   =

Huruf O

(4)

3 dan 7   =

Huruf R

(2)

3 dan 5   =

Huruf P

(5)

3 dan 8   =

Huruf S

(3)

3 dan 6   =

Huruf Q


Kunci 4: Salah satu tangan berada di titik 4 dan tangan kedua berada di titik 5 - 8 sehingga terbentuk 4 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

4 dan 5   =

Huruf T

(4)

4 Dan 7   =

Huruf Y

(2)

4 dan 6   =

Huruf U

(5)

4 dan 8   =

TANDA SALAH


Kunci 5: Salah satu tangan berada di titik 5 dan tangan kedua berada di titik 6 - 8 sehingga terbentuk 3 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

5 dan 6   =

TANDA ANGKA

(3)

5 Dan 6   =

Huruf V

(2)

5 dan 7   =

Huruf J


Kunci 6: Salah satu tangan berada di titik 6 dan tangan kedua berada di titik 7 - 8 sehingga terbentuk 2 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas:

(1)

6 dan 7   =

Huruf W

(2)

6 Dan 8   =

Huruf X


Kunci 7: Salah satu tangan berada di titik 7 dan tangan kedua berada di titik 8 sehingga terbentuk 1 huruf (kode isyarat semaphore) yaitu:

(1)

7 dan 8   =

Huruf Z


Untuk lebih memperjelas tentang kode isyarat semaphore masih-masing huruf, lihat gambar berikut :

Ketentuan Dasar Mengirim atau Menerima Isyarat Semaphore

Isyarat semaphor diberikan secara berpasangan, artinya terdiri atas dua pihak di mana satu pihak sebagai pengirim dan pihak lainnya sebagai penerima. Dalam menyampaikan dan menerima isyarat semaphore terdapat beberapa ketentuan yang antara lain:


1.     Pengirim dan penerima isyarat semaphore saling berhadapan dan memakai bendera semaphore.


2.     Sikap tubuh tegak dengan kedua kaki agak terbuka. Posisi bendera disilangkan di bawah tubuh (posisi siap / tutup).


3.     Untuk memulai pengiriman, pengirim memberikan isyarat "Tanda Perhatian" berupa huruf "R - Tutup" atau "U - R" secara berulang-ulang.


4.     Jika penerima telah siap, penerima mengirimkan huruf "K" sedangkan jika belum siap penerima mengirim huruf "Q".


5.     Setelah penerima siap, pengirim mulai mengirimkan berita (pesan) huruf perhuruf. Setiap satu kata ditutup dengan "posisi tutup".


6.     Apabila penerima dapat menerima (membaca) pesan perkata, penerima mengirimkan isyarat huruf "C". Sedangkan jika tidak paham (tidak dapat menerima dengan baik), pengirim mengirimkan isyarat huruf "I-M-I". Pengirim mengulangi mengirimkan kata terakhir yang tidak dipahami penerima.


7.     Apabila pengirim keliru mengirimkan pesan, pengirim mengirimkan isyarat "Tanda Salah" atau mengirimkan huruf "E - Tutup" delapan kali kemudianmengulangi mengirim satu kata terakhir yang keliru.


8.     Jika semua pesan (berita) sudah selesai disampaikan, pengirim mengirimkan huruf "A-R" dan penerima membalasnya dengan huruf "R" jika telah dapat menerima semua pesan.


9.  Untuk mengirimkan angka, terlebih dahulu diawali dengan isyarat "Tanda Angka" (posisi 5-6) kemudian kirimkan angka dengan ketentuan angka 1 = A; 2 = B; 3 = C; 4 = D; 5 = E; 6 = F; 7 = G; 8 = H; 9 = I; dan 0 = J. Jika pengiriman angka sudah selesai dan hendak berganti mengirim huruf kirimkan isyarat huruf "J" atau "V".

SEKIAN PEMBAHASAN SEMAPHORE KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG SEMAPHORE INI MOHON SARAN DAN KOMENNYA.

SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar