Jumat, 12 Desember 2014

pingsan dan penanganannya

PINGSAN
PENGERTIAN PINGSAN
                Pingsan adalah keadaan seseorang tidak sadarkan diri secara total baik pendengaran, penglihatan, perasaan, serta pembau.
TINGKATAN-TINGKATAN DALAM KESADARAN
                Kesadaran dapat dibagi menjadi 3 kondisi yaitu: apathia, somnolent, dan sopor.
1.       Apathia
Apathia adalah kondisi seseorang yang terganggu kesadarannya sehingga orang tersarbut tidak memperdulikan dirinya sendiri.
2.       Somnolent
Somnolent adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan kesadaran pada tingkat ini orang tersebut berada dalam kondisi setengah tidur dan masih dapat dibangunkan dengan cara halus.
3.       Sopor
Sopor adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan kesadaran pada tingkat ini korban hanya bisa dibangunkan dengan teriakan keras, atau usikan keras.
Tingakat lebih tinggi adalah pingsan dan pingsan yang lebih berat lagi adalah koma.
JENIS-JENIS PINGSAN
                Pingsan dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu: pingsan sederhana, pingsan karena panas, pingsan karena panas matahari yang menguras cairan tubuh.
a.       Pingsan sederhana (simple faiting)
Pingsan jenis ini, banyak tejadi pada orang yang berdiri berbaris di terik matahari, pada orang yang melakukan perjalanan dengan kondisi perut kosong atau orang tua yang berdiri setelah lama berbaring ditempat tidur. Orang yang cenderung mudah pingsan seperti ini adalah orang yang mempunyai penyakit anemia, lelah, takut atau tidak tahan melihat sesuatu misalnya tidak tahan melihat darah.
Tindakan
Ø  Baringkan korban ditempat yang teduh dan datar. Usahakan letak kaki lebih tinggi dari kepala.
Ø  Buka bagian-bagian baju yang sekiranya menekan terutama menekan jalan nafas dan peredaran darah.
Ø  Apa bila korban muntah posisikan kepala dengan posisi miring hal ini bertujuan untuk mencegah aspirasi muntahan.
Ø  Kompres kepala dengan air dingin.
Ø  Bila ada taruh aroma yang menyengat didekat lubang hidung agar terhisab.

b.      Pingsan karena panas (heat exhaustion)
Pingsan jenis ini terjadi pada orang-orang yang bekerja di tempat yang sangat panas.
                        Tanda-tanda
-          Korban merasa berdebar-debar jantungnya
-          Mual-mual dan ada kemungkinan muntah
-          kepala pening
-          keringat bercucuran sangat banyak
Tindakan
Baringkan korban ditempat teduh,sejuk dan lakukan tindakan-tindakan seperti pingsan sederhana. Setelah korban sadar lalu berikan air minum.
c.       Pinsan karena panas matahari yang menguras cairan tubuh (heat stroke)
Istilah heat stroke amat terkenal pada penyakit yang menyerang para jama’ah haji di arab Saudi. Udara kering karena kelembapan yang sangat rendah, sengatan matahari yang sangat panas, menyebabkan cairan tubuh menguap begitu dahyat, sehingga korban mengalami dehidrasi.
Tanda-tanda
-          Korban kelihatan lemah
-          Pusing  dan kemudian pingsan
Tindakan
Ø  Berikan korban ditempat yang teduh dan dingin. Pendinginan bisa dengan kipas angina atau ruangan yang ber AC
Ø  Kompres badan korban dengan air dingin sebanyak mungkin
Ø  Pijat-pijat daerah tangan dan kaki agar korban tidak menggigil

Ø  Bila telah sadar beri minum yang dapat memulihkan kondisi tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar