Jumat, 12 Desember 2014

penanganan patah tulang

PENANGANAN PATAH TULANG  ( Fraktur)

Patah tulang adalah keadaan dimana terjadi hilangnya kontinuitas jaringan tulang. ada banyak jenis yang perlu diperhatikan dalam penangannan patah tulang, ada beberapa pembagian patah tulang yaitu:

1.   Perluasan
a.    Patah tulang komplit
b.    Patah tulang inkomplit

2.   Bentuk garis patahan
a.    Tranfersal (lurus)
b.    Oblig (melingkar)
c.    Spiral
d.    Communited (remuk)

3.   Hubungan antar fragment
a.    Tanpa perubahan bentuk
b.    Dengan perubahan bentuk

4.   Hubungan dengan dunia luar
a.    Patah tulang tertutup
b.    Patah tulang terbuka

5.   Lokalisasi
a.    Patah tulang panjang
·         1/3 Proksimal
·         1/3 Tengah
·         1/3 Distal
b.    Patah tulang Clavicula
·         1/4 Medical
·         1/4 Tengah
·         1/4 Lateral

6.   Dengan atau Tanpa komlikasi

TANDA-TANDA FRAKTUR :
1.    Deformitas (perubahan bentuk)
2.    Nyeri
3.    Function laesa (gangguan fungsi)
4.    Crepitasi (bunyi gesekan

PRINSIP-PRINSIP UTAMAM DALAM PERTOLONGNA PERTAMA PADA FRAKTUR YAITU:
1.    Pertahankan posisi
2.    Cegah infeksi
3.    Atasi syok (fixsasi) dengan pembidaian
4.    Pengobatan :
-      Antibiotika dosis tinggi
-      ATS
-      Anti infeksi (anti radang)
-      Analpetik

Syarat-syarat pembidaian:
1.    Cukup kuat untuk menyokong
2.    Cukup panjang
3.    Diberikan bantalan kapas
4.    Ikatan diatas/dibawah garis fraktur (garis patahan)
5.    Ikatan tidak boleh terlalu kencang


PATAH TULANG LENGAN ATAS
          Tanda-tanda :
-      Nyeri tekan

-      Nyeri sumbu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar