PENGERTIAN, SIFAT DAN
FUNGSI KEPRAMUKAAN
Boy Scout, gerakan
internasional yang bertujuan untuk meningkatkan karakter anak-anak serta remaja
dan melatih mereka untuk dapat bertanggung jawab. Gerakan ini bermula di
Inggris pada tahun 1907 oleh Sir Robert
Baden-Powell yang program dasar gerakannya diilhami oleh dua organisasi remaja
yang telah lebih dahulu terbentuk yaitu : Sons of Daniel Boone, didirikan oleh
Daniel Carter Beard seorang naturalis-illustrator, dan Woodcraft India, yang
dipelopori oleh Ernest Thompson Seton seorang penulis Inggris kelahiran Kanada.
Kepanduan telah
berkembang pesat lebih dari 140 negara di dunia. Organisasi kepanduan
Internasional adalah organisasi yang independen tetapi biasa bertemu setiap 2
tahun sekali dalam Boy Scouts World Conference. Biro Kepanduan Sedunia (the Boy
scouts World Bureau) verada di jenewa, swizerland, berfungsi sebagai
secretariat organisasi. Kegiatan pertemuan besar Internasional, yang disebut
jamboree, dilaksanakan 4 tahun sekali.
Sejak dibentuk oleh Sir
Robert Baden-Powelldi inggris maka berdiri organisasi kepanduan dibanyak
Negara. Setiap pandu mengucapkan sumpah pandu dan berusaha menjadi seorang yang
“kuat jasmani, mental, dan bermoral baik.” Gerakan kepanduan tidak bersekte dan
tidak mempunyai hungan khusus dengan hinas militer atau kepentingan politik
tertentu.
Organisasi kepanduan
adalah kegiatan yang paling banyak menghabiskan waktunya dialam terbuka.
Berkemah dalah merupakan program tetap organisasi, yang terkadang didalamnya
terkandung program konservasi alam, kehutanan, pertanian, aksi social, dan
bakti pada masyarakat. Program-program lainnya antar lain meningkatkan
keterampilan dalam pengetahuan tentang hewan dan tumbuha, berenang, pertolongan
pertama, bersemboyan, dan aktifitas lainya. Motto para pandu adalah “ Be
Prepared”
Menurut Lord
Baden-Poweel (terjemahan) kepramukaan itu bukanlah suatu ilmu yang harus
dipelajari dengan tekun, bukan pula merupakan kumpulan ajaran-ajaran dan
naskah-naskah dari suatu buku tetapi kepramukaan adalah suatu permainan yang
menyenangkan dialam terbuka, tempat orang dewasa dan anak-anak pergi bersama
mengadakan pengembaraan bagaikan kakak beradik, membina kesehatan dan
kebahagiaan, keterampilan dan kesediaan untuk memeberi pertolongan bagi yang
membutuhkannya.
Banyak para Pembina
sekarang yang melupakan hal yang terpenting dan mendasar dalam pendidikan
kepramukaan yaitu factor pembinaan watak (mental). Dengan “pembangunan
Karakter” (character Building) gerakan pramuka dapat memeberikan sumbangan positif
terhadap negaran dengan menanam benih-benih calon pemimpin yang patriotis.
SIFAT
KEPRAMUKAAN
Resolusi konferensi kepramukaan sedunia pada tahun
1924. Bertempat di Kopenhagen, Denmark menyatakan bahwa kepramukaan mempunyai 3
sifat yaitu:
1. Nasional, artinya
kepramukaan itu diselenggarakan di masing-masing Negara disesuaikan dengan
kebutuhan masing-masing Negara tersebut
2. Internasiaonal,
artinya kepramukaan harus dapat mengembangkan rasa persaudaraan dan
persahabatan antar sesame anggota kepanduaan (pramuka) dan sebagai sesame
manusia
3. Universal,
artinya kepramukaan itu dapat berlaku untuk siapa saja serta dapat
diselenggarakan dimana saja
FUNGSI
KEPRAMUKAAN
Seperti halnya dengan
sifat-sifat kepramukaan, fungsi kepramukaan juga terdiri dari 3 fungsi yaitu:
1. Merupakan
kegiatan yang menarik, mengandung pendidikan, bagi anak-anak, remaja dan
pemuda.
2. Merupakan suatu
pengabdian (job) bagi para anggota dewasa yang merupakan tugas yang memerlukan
keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian.
3. Merupakan alat
(means) bagi masyarakat, Negara, organisasi untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat, alat bagi organnisasi atau Negara untuk mencapai tujuanya.
SEKIAN PEMBAHASAN PENGERTIAN, SIFAT DAN FUNGSI KEPRAMUKAAN APABILA ADA KURANGNYA TENTANG PEMBAHASAN PENGERTIAN, SIFAT DAN FUNGSI KEPRAMUKAAN DIATAS MOHON SARAN DAN KOMENNYA
SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar