Sejarah pramuka dunia dimulai dari ide seorang perwira militer Inggris bernama Robert Baden Powell. Beliau terinspirasi oleh pengalaman perangnya di Afrika Selatan, dimana beliau melihat keterampilan bertahan hidup dan berorganisasi dari para penduduk asli wilayah tersebut. Beliau kemudian menulis buku yang berjudul Scouting For Boys pada tahun 1908 yang berisi tentang panduan untuk melatih anak-anak muda menjadi pandu.
Buku Scouting For Boys pertama kali diedarkan pada tanggal 15 Januari 1908, oleh penerbit Horace Cox, Windsor House, Bream's Building, London E.C. Buku ini menjadi masterpiece yang terjual secara besar-besaran diseluruh dunia. Semenjak tersebarnya buku Scouting For Boys banyak pemuda yang mulai membentuk kelompok-kelompok pandu secara sukarela dan melakukan kegiatan-kegiatan oud door seperti berkemah, berjalan kaki, belajar simpul, mengenal alam dan lain-lain.
Baden Powell kemudian mendirikan organisasi resmi bernama Boy Scout Association pada tahun 1910. Selain mendirikan kepanduan untuk putera, Baden Powell juga mendirikan kepanduan untuk peteri dengan dibantu oleh adik perempuannya, Agnes Baden Powell, yang kemudian hari dilanjutkan oleh Lady Baden Powell.
Gerakan pandu kemudian berkembang sebagai Gerakan pramuka yang dikenal di Indonesia sekarang ini, serta melibatkan pemuda-pemudi dan orang dewasa. Organisasi-organisai kepramukaan di berbagai negara mulai bekerja sama dan membentuk federasi internasional, salah satu kegiatan utama pramuka dunia adalah jambore pramuka dunia, yaitu perkemahan besar-besaran yang diadakan setiap 4 tahun sekali dinegara-negara berbeda.
Kepanduan atau kepramukaan siaga didirikan pada tahun 1916, dengan illustrasi kegiatannya diambil dari buku yang terkenal karya Rudyard Kipling " The Jungle Book", yang berisi tentang petualangan Mowgli si anak serigala beserta teman-teman binatangnya, Bagheera si macan kumbang dan juga Bugaloo si Beruang.
Dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1918 BP mendirikan kepanduan untuk golongan penegak (Rover Scouts). untuk meningkatkan kualitas para penegak, BP menulis buku berjudul Rovering to Success (mengembara menuju keberhasilan) di tahun 1922. Buku ini berkisah tentang petualangan seorang anak muda yang sedang berperahu menuju sebuah pantai (BP menyebutnya pantai bahagia) dengan melewati berbagai rintangan berbentuk karang-karang tajam (karang kehidupan) yang berbahaya dan selalu menghalangi laju perahu pemuda tersebut. karang-karang kehidupan itu adalah:
2. Karang perjudian.
3. Karang minuman keras dan merokok.
4. Karang mementingkan diri sendiri (egois) dan mengorbankan orang lain.
5. Karang tidak bertuhan (atheis)
Jadi dari semula Baden Powell telah mengajarkan bahwa untuk bisa meraih keberhasilan, para pemuda harus bisa menahan diri dari berbagai macam tantangan dan rintangan
Pada tahun 1920 dibentuklah Dewan Internasional yang mempunyai 9 anggota dan kantor pusatnya berada di London, Inggris. Kemudian Dewan INternasional berubah menjadi Biro Kepanduan Sedunia (world Scout Buereau). Yang di tahun 1958nkantor pusatnya berkedudukan di kota Ottawa, Kanada. Pada tahun itu juga tepatnya tanggal 1 mei 1958 kantor pusatnya dipindahkan lagi ke Jenewa, Swiss.
Biro Kepanduan Sedunia (BKS) dibagi menjadi dua yaitu:
> Costa Rica (Amerika Tengah dan Selatan)
> Philipina (Asia)
> Eropa
> Afrika
> Amerika
> Eropa
> Asia Pasifik
> Afrika
> Amerika
> Amerika selatan.
BP menerima sebidang tanah dari seorang sahabatnya, William F. DeBois Mc. Laren untuk dipergunakan sebagai tempat bermain dan berlatih, taman tersebut diberi nama Gilwell Park.
Baden Powell diakui sebagai Bapak Pandu Dunia atau Chief Scout of the Worid. Belia meninggal pada tahun 1941, tetapi warisannya tetap hidup hingga sekarang. Gerakan Pramuka dunia terus berkembang hingga sekarang dan memiliki lebih dari 50 juta anggota di lebih dari 200 negara.
WOSM
World Organization of the Scout Movement (WOSM) adalah organisasi internasional yang mengorganisir organisasi-organisasi kepanduan yang ada di negara-negara seluruh dunia, anggotanya sekitar 31 juta orang. WOSM didirikan pada tahun 1920 dan berkantor pusat di kota Genewa, Switzerland. WOSM bekerjasama dengan organisasi serupa untuk kelompok wanita yaitu the World Association of Girl Guides and Girl Scouts (WAGGGS)
Misi dari WOSM adalah memiliki kontribusi terhadap pendidikan dan pembinaan generasi muda, melalui sistem yang berdasarkan pada Janji dan Darma pandu, unruk membantu membangun dunia yang lebih baik, menjadi individu yang mandiri dan berperan positif dalam masyarakat.
WOSM pengorganisasian dibagi ke dalam regional-regional dan dioperasikan dengan konferensi, komite dan biro.
World Scout Conference (WSC) atau Konferensi Kepanduan Sedunia adalah lembaga pemerintahan kepanduan yang bertemu setiap 3 tahun sekali. WSC adalah majelis umum yang dihadiri 6 orang delegasi dari setiap organisasi anggota WOSM. Jika sebuah negara memiliki lebih dari satu organisasi maka dapat dibentuk perwakilan. Pada konferensi ini semua rencana kegiatan yang mendasar dibahas tuntas untuk dilaksanakan dengan seksama.
The World Scout Commitee atau Komite Kepanduan Sedunia terbentuk dari delegasi-delegasi yang terpilih. Komite bertanggung jawab pada impementasi dari resolusi-resolusi yang dihasilkan pada konferensi. Anggota-anggota komite bertemu 2 kali dalam setahun, biasanya bertempat di Jenewa, Swiss. Komite dipimpin oleh seorang ketua (Chairman), dua walik ketua (Vice-Chairman) dan seorang Sekertaris Jendral.
SEKIAN PEMBAHASAN SEJARAH PRAMUKA DUNIA KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG SEJARAH PRAMUKA DUNIA INI MOHON SARAN DAN KOMENNYA.
SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar