Petunjuk Arah Mata Angin
KOMPAS
Kompas adalah alat untuk
menetapkan/mencari arah mata angin, digunakan oleh para pelaut, penerbang,
pekemah, pemburu, dan petualang lainyan untuk berpindah dari satu tempat ke
tempat lain tanpa tersesat. Bari bahan pembentuknya kompas dibagi menjadi 2
yaitu : kompas magnetic yang sudah digunakan sejak 7 abad yang lalu, pada
kompas ini arah ditunjukan oleh jarum yang berbahan magnet dan mengarah ke
utara dan selatan karena dipengaruhi oleh medan magnet bumi, dan kompas gyrocompass
alat yang ditemukan pada awal abat ini, kompas ini tidak dipengaruhi oleh medan
magnet bumi.
Pada kompas yang menggunakan
cairan, cairan yang biasa digunakan adalah cairan alcohol yang dicampur dengan
air. Dengan menggunakan cairan ini maka jarum kompas dapar berderak dengan
mudah, keuntungan ini lah yang menjadikan kompas dengan menggunakan cairan
lebih banyak digunakan dari pada kompas kering (dry kompas).
Berdasarkan cara melihatnya
kompas dibagi menjadi 2 yaitu: kompas datar yang cara penggunaannya harus
diletakkan ditempat yang datar dan kompas bidik yang cara penggunaannya dengan
cara dibidik. Kompas bidik juga terbagi menjadi 3 yang berdasarkan alat untuk
melihatnya yaitu: kompas bidik lup dengan menggunakan kaca pembesar, kompas
bidik prisma dengan menggunakan kaca yang berbantuk prisma, dan kompas cermin
dengan menggunakan cermin.
Bagian-Bagian Kompas:
Berikut akan saya jelaskan beberapa bagian dari kompas
1.
Dial: permukaan dimana tertera angka/huruf
seperti pada jam.
2.
Viris: pembidik sasaran
3.
Iris (rambut bidik): alat bantu yang berupa
benang yang berada di tutup kompas yang berfungsi menentukan titik bidikan
4.
Kaca pembesar: untuk melihat sasaran dan angka
pada dial
5.
Jarum penunjuk: menunjukkan lokasi magnet bumi
6.
Tutup dial: dengan 2 garis bersudut 450
dan dapat diputar-putar
7.
Alat penggantung (cincin ibu jari): untuk
menyangkutkan ibu jari tangan sewaktu melakukan pembidikan.
Cara menggunakan
kompas
Ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, yaitu
1.
Letakkan kompas dipermukaan yang datar, setelah
jarum kompas tidak bergerak lagi, maka jarum kompas telah menunjukkan arah
utara magnet, jadi bukan kutub utara. Sebab jarum kompas tertarik oleh adanya
Magnet Bumi yang terletak beberapa derajat dari kutub utara Bumi.
2.
Bidiklah sasaran melalui viris (pembidik) dengan
menggunakan mata yang paling tajam
3.
Apabila viris meragukan , karenan kurang jelas
maka luruskan saja garis yang terdapat pada tutup dial kearah viris searah
dengan sasaran
4.
Titik sasaran bidik disebut juga Check Point.
5.
Sasaran balik (Back Reading), dipergunakan
apabila kita akan kembali ke titik asal/ sebelumnya.
Rumus sasaran balik (Back Azimuth)
1.
Tambahkan sudut sasaran bidik dengan 1800
apabila sasaran bidik kurang dari 1800
2.
Kurangkan sudut sasaran bidik dengan 1800
apabila sasaran bidik lebih dari 1800
Menentukan arah dengan selain kompas
Akhir-akhir ini banyak kejadian
orang yang tersesat ketika melakukan penjelajahan, selain foktor medan banyak
juga para penjelajah yang lupa membawa kompas, pada bab ini saya akan berbagi
cara bagaimana menentukan arah ketika kita tidak membawa kompas. Ada beberapa
cara untuk menentukan arah tanpa menggunakan kompas diantaranya adalah:
menggunakan bayangan matahari, jam
tangan, jarum magnet, tumbuhan, rasi bintang.
Menentukan arah dengan menggunakan bayangan matahari
Tancapkan tongkat sekitar 1m di
atas tanah dengan posisi tegak lurus. Tandai dimana bayangan tongkat itu jatuh
di atas tanah dengan huruf (a) kemudian tunggu sekitar 15menit dan tandai
tempat bayangan tongkat yang baru dengan huruf (b). hubungkan kedua titik
bayangan tadi dan kamu akan mendapatkan arah barat laut (east and west).
Bayangan yang pertama (a) adalah arah barat. Apa bila kalian ingin lebih akurat
dan jika kalian memiliki waktu banyak, dengan cara menandai bayangan yang
pertama dipagi hari, kemudian di sore hari untuk banyangan yang ke 2.
Menentukan arah dengan menggunakan jam tangan
Untuk menentukan arah dengan jam
tangan kita menggunakan jam tangan jenis analog bukan dengan menggunakan jam
digital dan jika kita berada di daerah dekat equator (katulistiwa) maka metode
ini akan kurang akurat.
Cara (1): letakkan jam tangan
mendatar ditempat yang datar, arahkan jarum jam kearah kedudukan matahari. Maka
garis tengah yang membagi jarum jam dan angka 12 adalah arah utara-selatan.
Cara (2): letakkan jam tangan
mendatar ditempat yang datar, arahkan angka 12 jam tangan kea rah kedudukan
matahari. Maka garis tengah yang membagi angka 12 dan jarum jam adalah arah
utara-selatan.
Menetukan arah dengan jarum magnet
Siapkan sebatang kawat dari besi
atau sebuah jarum, setelah itu gosokkan dengan satu arah di selembar kain sutra
makan akan menjadi magnet sementara dan dapat digunakan utnuk menentukan arah
utara. Kemudian gantung pada tali atau benang yang tidak membuat jarum
berubah-ubah posisi, atau simpan di atas kertas dan apungkan di atas permukaan
air.
Menentukan arah dengan tumbuhan
Ketika kita tidak membawa kompas
dan cahaya matahari tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai penentu arah
maka kita dapat menggunakan tumbuh-tumbun yang berada disekitar kita. Tumbuhan
biasanya tumbuh kearah matahari (sinarnya), sehingga bunga-bunga dan sebagian
besar tumbuhan condong kearah matahari (arah timur). Selain dengan cara melihat
arah tumbuhnya tumbuh-tumbuhan kita dapat juga melihat dimana bagian tumbuhan yang
tumbuh banyak lumut karena bagian yang kurang mendapat sinar matahari dan
lembab akan banyak ditumbuhi lumut sehingga dapat disimpulkan sebagai arah
barat.
Menentukan
arah menggunakan rasi bintang
Menjadi pramuka yang mahir membaca
peta adalahhal yang pertama yang harus dimiliki untuk menjadi tim pencari jejak
yang baik. Kita harus belajar dan berlatih membaca tanda tanda-tanda alam, baik
yang ada di darat maupun yang ada diangkasa.
Jika kita tik mempunyai atau tidak
membawa kompas, matahari dan bintang-bintang (rasi bintang) dapat membantu kita
menentukan arah (orienteering). Kedudukan rasi bintang adalah hamper tetap sama
dari malam ke malam lainya, walaupun mengalami perubahan munculnya sekitar lima
menit lebih awal setiap malam – perbedaan terjadi sekitar 2 jam setiap
bulannya.
Bintang-bintang
telah dipelajari ribuan tahun lamanya dan rasi bintang yang muncul dan dapat
diamati oleh mata telanjang (tanpa alat bantu) diberikan nama kuno, seperti
hewan, dewa-dewa (sesuai mitos) atau sesuai dengan bentuknya (kemiripan dengan
sesuatu benda).
Rasi bintang dibagi kedalam 2
kelompok:
1.
The Northern Sky menunjukkan arah utara :
Big Dipper; yang termasuk Big Dipper (beruang besar) adalah : Casiopea, orion,
(terletak didekat equator lebih mudah terlihat)
2.
The Southern Sky menunjukkan arah selatan
misalnya gugusan the Southern Cross (crux) atau palang selatan.
Rasi bintang Waluku (bajak) atau disebut Big Dipper,
sebuah gugus bintang yang terdiri dari 7 buah bintang.
Cassiopeia
Bentuk bintang
ini mirip dengan huruf W dan juga berlawanan dengan kedudukan bintang kutub,
tapi searah dengan Big Dipper (waluku). Pada malam yang gelap dan langit yang
bersih (tidak berawan), rasi bintang Cassipoeai mudah diamati.
Orion
Rasi bintang ini
muncul tinggi diangkasa diatas equator (khatulistiwa), sehingga bisa dilihat
dengan mudah baik dari bumi sebelah selatan maupun utara. Untuk mencari rasi
bintang ini cara termudah adalah temukan dahulu 3 bintang yang berada
berdekatan di sekitar sabuk rasi bintang tersebut .
Rasi bintang
lainnya yang muncul dan dapat dijadikan bahan untuk menemukan arah adalah rasi
bintang Palang selatan (Crux/the southern cross) terletak di sekitar kutub
selatan yang mudah untuk dikenali, rasi yang terdiri dari lima bintang.
SEKIAN PEMBAHASAN PETUNJUK ARAH MATA ANGIN (KOMPAS) KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG PETUNJUK ARAH MATA ANGIN (KOMPAS) INI MOHON SARAN DAN KOMENNYA.
SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar