Selasa, 14 Juni 2016

PETUNJUK ARAH MATA ANGIN (KOMPAS)



Petunjuk Arah Mata Angin
KOMPAS
Kompas adalah alat untuk menetapkan/mencari arah mata angin, digunakan oleh para pelaut, penerbang, pekemah, pemburu, dan petualang lainyan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa tersesat. Bari bahan pembentuknya kompas dibagi menjadi 2 yaitu : kompas magnetic yang sudah digunakan sejak 7 abad yang lalu, pada kompas ini arah ditunjukan oleh jarum yang berbahan magnet dan mengarah ke utara dan selatan karena dipengaruhi oleh medan magnet bumi, dan kompas gyrocompass alat yang ditemukan pada awal abat ini, kompas ini tidak dipengaruhi oleh medan magnet bumi.
Pada kompas yang menggunakan cairan, cairan yang biasa digunakan adalah cairan alcohol yang dicampur dengan air. Dengan menggunakan cairan ini maka jarum kompas dapar berderak dengan mudah, keuntungan ini lah yang menjadikan kompas dengan menggunakan cairan lebih banyak digunakan dari pada kompas kering (dry kompas).
Berdasarkan cara melihatnya kompas dibagi menjadi 2 yaitu: kompas datar yang cara penggunaannya harus diletakkan ditempat yang datar dan kompas bidik yang cara penggunaannya dengan cara dibidik. Kompas bidik juga terbagi menjadi 3 yang berdasarkan alat untuk melihatnya yaitu: kompas bidik lup dengan menggunakan kaca pembesar, kompas bidik prisma dengan menggunakan kaca yang berbantuk prisma, dan kompas cermin dengan menggunakan cermin.
Bagian-Bagian Kompas:
Berikut akan saya jelaskan beberapa bagian dari kompas
1.       Dial: permukaan dimana tertera angka/huruf seperti pada jam.
2.       Viris: pembidik sasaran
3.       Iris (rambut bidik): alat bantu yang berupa benang yang berada di tutup kompas yang berfungsi menentukan titik bidikan
4.       Kaca pembesar: untuk melihat sasaran dan angka pada dial
5.       Jarum penunjuk: menunjukkan lokasi magnet bumi
6.       Tutup dial: dengan 2 garis bersudut 450 dan dapat diputar-putar
7.       Alat penggantung (cincin ibu jari): untuk menyangkutkan ibu jari tangan sewaktu melakukan pembidikan.
Cara menggunakan kompas
Ada beberapa petunjuk yang harus diperhatikan, yaitu
1.       Letakkan kompas dipermukaan yang datar, setelah jarum kompas tidak bergerak lagi, maka jarum kompas telah menunjukkan arah utara magnet, jadi bukan kutub utara. Sebab jarum kompas tertarik oleh adanya Magnet Bumi yang terletak beberapa derajat dari kutub utara Bumi.
2.       Bidiklah sasaran melalui viris (pembidik) dengan menggunakan mata yang paling tajam
3.       Apabila viris meragukan , karenan kurang jelas maka luruskan saja garis yang terdapat pada tutup dial kearah viris searah dengan sasaran
4.       Titik sasaran bidik disebut juga Check Point.
5.       Sasaran balik (Back Reading), dipergunakan apabila kita akan kembali ke titik asal/ sebelumnya.
Rumus sasaran balik (Back Azimuth)
1.       Tambahkan sudut sasaran bidik dengan 1800 apabila sasaran bidik kurang dari 1800
2.       Kurangkan sudut sasaran bidik dengan 1800 apabila sasaran bidik lebih dari 1800
Menentukan arah dengan selain kompas
Akhir-akhir ini banyak kejadian orang yang tersesat ketika melakukan penjelajahan, selain foktor medan banyak juga para penjelajah yang lupa membawa kompas, pada bab ini saya akan berbagi cara bagaimana menentukan arah ketika kita tidak membawa kompas. Ada beberapa cara untuk menentukan arah tanpa menggunakan kompas diantaranya adalah: menggunakan bayangan matahari,  jam tangan, jarum magnet, tumbuhan, rasi bintang.
Menentukan arah dengan menggunakan bayangan matahari
Tancapkan tongkat sekitar 1m di atas tanah dengan posisi tegak lurus. Tandai dimana bayangan tongkat itu jatuh di atas tanah dengan huruf (a) kemudian tunggu sekitar 15menit dan tandai tempat bayangan tongkat yang baru dengan huruf (b). hubungkan kedua titik bayangan tadi dan kamu akan mendapatkan arah barat laut (east and west). Bayangan yang pertama (a) adalah arah barat. Apa bila kalian ingin lebih akurat dan jika kalian memiliki waktu banyak, dengan cara menandai bayangan yang pertama dipagi hari, kemudian di sore hari untuk banyangan yang ke 2.
Menentukan arah dengan menggunakan jam tangan
Untuk menentukan arah dengan jam tangan kita menggunakan jam tangan jenis analog bukan dengan menggunakan jam digital dan jika kita berada di daerah dekat equator (katulistiwa) maka metode ini akan kurang akurat.
Cara (1): letakkan jam tangan mendatar ditempat yang datar, arahkan jarum jam kearah kedudukan matahari. Maka garis tengah yang membagi jarum jam dan angka 12 adalah arah utara-selatan.
Cara (2): letakkan jam tangan mendatar ditempat yang datar, arahkan angka 12 jam tangan kea rah kedudukan matahari. Maka garis tengah yang membagi angka 12 dan jarum jam adalah arah utara-selatan.
Menetukan arah dengan jarum magnet
Siapkan sebatang kawat dari besi atau sebuah jarum, setelah itu gosokkan dengan satu arah di selembar kain sutra makan akan menjadi magnet sementara dan dapat digunakan utnuk menentukan arah utara. Kemudian gantung pada tali atau benang yang tidak membuat jarum berubah-ubah posisi, atau simpan di atas kertas dan apungkan di atas permukaan air.
Menentukan arah dengan tumbuhan
Ketika kita tidak membawa kompas dan cahaya matahari tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai penentu arah maka kita dapat menggunakan tumbuh-tumbun yang berada disekitar kita. Tumbuhan biasanya tumbuh kearah matahari (sinarnya), sehingga bunga-bunga dan sebagian besar tumbuhan condong kearah matahari (arah timur). Selain dengan cara melihat arah tumbuhnya tumbuh-tumbuhan kita dapat juga melihat dimana bagian tumbuhan yang tumbuh banyak lumut karena bagian yang kurang mendapat sinar matahari dan lembab akan banyak ditumbuhi lumut sehingga dapat disimpulkan sebagai arah barat.
 Menentukan arah menggunakan rasi bintang
Menjadi pramuka yang mahir membaca peta adalahhal yang pertama yang harus dimiliki untuk menjadi tim pencari jejak yang baik. Kita harus belajar dan berlatih membaca tanda tanda-tanda alam, baik yang ada di darat maupun yang ada diangkasa.
Jika kita tik mempunyai atau tidak membawa kompas, matahari dan bintang-bintang (rasi bintang) dapat membantu kita menentukan arah (orienteering). Kedudukan rasi bintang adalah hamper tetap sama dari malam ke malam lainya, walaupun mengalami perubahan munculnya sekitar lima menit lebih awal setiap malam – perbedaan terjadi sekitar 2 jam setiap bulannya.
Bintang-bintang telah dipelajari ribuan tahun lamanya dan rasi bintang yang muncul dan dapat diamati oleh mata telanjang (tanpa alat bantu) diberikan nama kuno, seperti hewan, dewa-dewa (sesuai mitos) atau sesuai dengan bentuknya (kemiripan dengan sesuatu benda).
Rasi bintang dibagi kedalam 2 kelompok:
1.       The Northern Sky menunjukkan arah utara : Big Dipper; yang termasuk Big Dipper (beruang besar) adalah : Casiopea, orion, (terletak didekat equator lebih mudah terlihat)
2.       The Southern Sky menunjukkan arah selatan misalnya gugusan the Southern Cross (crux) atau palang selatan.
Rasi bintang Waluku (bajak) atau disebut Big Dipper, sebuah gugus bintang yang terdiri dari 7 buah bintang.
Cassiopeia
Bentuk bintang ini mirip dengan huruf W dan juga berlawanan dengan kedudukan bintang kutub, tapi searah dengan Big Dipper (waluku). Pada malam yang gelap dan langit yang bersih (tidak berawan), rasi bintang Cassipoeai mudah diamati.
Orion
Rasi bintang ini muncul tinggi diangkasa diatas equator (khatulistiwa), sehingga bisa dilihat dengan mudah baik dari bumi sebelah selatan maupun utara. Untuk mencari rasi bintang ini cara termudah adalah temukan dahulu 3 bintang yang berada berdekatan di sekitar sabuk rasi bintang tersebut .
Rasi bintang lainnya yang muncul dan dapat dijadikan bahan untuk menemukan arah adalah rasi bintang Palang selatan (Crux/the southern cross) terletak di sekitar kutub selatan yang mudah untuk dikenali, rasi yang terdiri dari lima bintang.

SEKIAN PEMBAHASAN PETUNJUK ARAH MATA ANGIN (KOMPAS) KALAU ADA KURANGNYA PEMBAHASAN TENTANG PETUNJUK ARAH MATA ANGIN (KOMPAS) INI MOHON SARAN DAN KOMENNYA.

SALAM PRAMUKA!!!
EXPEDISI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar