Rabu, 21 Mei 2014

MORSE (semboyan titik garis)


SEMBOYAN TITIK-GARIS

     Samuel Finley Breese Morse (1791-1872) adalah seorang seniman yang menemukan alat penghubung jarak jauh yaitu Telegraph walau masih dalam bentuk yang sangat sederhana. Penemuan ini diilhami oleh perkataan seorang ilmuan muda yaitu Dr. Charles Jackson yang tengah menekuni bidang kelistrikan, didalam suatu perjalanan laut bersama di atas kapal Sully dari Prerancis menuju New York, Amerika pada tanggal 2 Oktober 1832. Morse mendengar penjelasan bahwa listrik dalam kawat sepanjang apapun akan mengalir dalam sekejap.
Keterangan dari Dr. Jackson tersebut sangat berkesan bagi Morse, sejak itu Morse melakukan berbagai penelitian/percobaan yang banyak menghabiskan kekayaannya. Setelah kehabisan uang, More terpaksa kembali membuat pesawat yang sederhana sekitar tahun 1837. Untuk membuktikan alat tersebut Morse merencanakan akan memasang kawat telegraph sepanjang 40 mil yaitu dari Washington ke Baltimore, namun Morse tidak memiliki dana, pemerintah Amerika Serikat menolak permohonan bantuannya. Beberapa tahun kemudian, permohonanya dikabulkan pemerintah, tanggal 24 mei 1844 Morse mengundang para pembesar untuk mencoba penemuannya.
Walaupun ditemukan pada tahun 1837, tetapi baru pada tahun 1851 dalam sebuah konferensi Internasional, huruf morse diterima dan dipergunakan diseluruh duia. Banyak sekali kegunaan huruf Morse, pada waktu sebelum ditemukan telegraph surat-surat banyak yang lambat sampai atau hilang ditengah perjalanan panjang.
Sewaktu terjadi perang saudara (Civil War)  di Amerika, ada kisah seorang Kapten, bernama Clowry, seorang tentar yang juga seorang pandu, hendak memberitahukan kepada anak buahnya, bahwa musuh pada waktu malam bakal menyerang dengan tiba-tiba. Tetapi Kapten Clowry tidak bisa kembali dalam pasukan karena terhalang sungai yang sedang meluap. Kapten Clowry melihat ada sebuah kereta tua disisi sungai, dia memeriksa apakah ketel uapnya masih bisa digunakan, ternyata bisa! Kapten Clowry lalu mengisikan air kedalam ketel dan menyalakan api tungkunya, untuk mendapatkan uap. Dia mulai menghembuskan uapnya kepeluit kereta lewat hembusan panjang dan pendek sesuai dengan huruf morse, segeralah pasukannya diseberang sungai mendengarnya dan mereka bisa beriap-siap menghadapi kedatangan musuh. Dengan cara itu Kapten Clowry bisa menyelamatkan pasukannya dari bahaya kematian.
Kode morse internasional terdiri dari kombinasi titik (dots) dan strip (dashes) yang melambangkan huruf dari abjad dan juga angka. Morse dapat dilakuakan dengan:
*         Suara/bunyi     : peluit, terompet, dsb.
*         Sinar/nyala     : senter, lampu, lilin, dsb.
*       Gerak            : bendera, asap, lambaian tangan, kedipan mata, dsb.
*         Tulisan         : sandi, kode, dsb.
*         Denyut listrik  : pada kabel telegraph.

Huruf Morse
Untuk mempermudah menghafal penulis menyusun dalam kelompok-kelopok tertentu 

Huruf yang terdiri dari titik (.) saja, yaitu:
E = .            I = . .           S = . . .                 H = . . . .

Huruf yang terdiri deari garis (-) saja, yaitu:
T = -            M = - -                  O = - - -                 KH =- - - -

Huruf yang berlawnan, terdiri dari:
A = . -         berlawanan dengan   N = - .
U = . . -    berlawanan dengan    D = - . .
V = . . .  -    berlawanan dengan   B = - . . .
W = . - -      berlawanan dengan   G = - - .
P = . - - .     Berlawanan dengan     X = - . . -
R = . - .     berlawanan dengan   K = - . -
Q = - - . -     Berlawanan dengan   Y = - . - -
F = . . - .      Berlawanan dengan   L = . . - .

Huruf yang tidak ada berlawanan adalah:

J = . - - -               C = - . - .               Z = - - . .

TABEL MORSE

Cara Menggunakan Tabel Morse

Petunjuk cara menggunakan tabel morse sebagai mana gambar di atas cukup gampang dan mudah. Caranya adalah:

1.   Tabel di atas terbagi menjadi 4 baris yang masing-masing baris memiliki jumlah kotak (kolom) yang berbeda.

2.     Masing-masing kotak bertuliskan huruf alfabet.

3.     Masing-masing kotak didasari dengan dua warna yang berbeda yaitu hitam dan putih. Kotak berwarna putih menunjukkan kode titik ( . ) sedangkan kotak berwarna hitam menunjukkan kode strip ( - ).

4.  Baca dari baris atas ke bawah. Artinya isyarat kode pertama menunjuk baris pertama, isyarat kode kedua menunjuk baris kedua dan seterusnya.

5.     Kotak dengan kode terakhir itulah yang menunjukkan huruf morse. 

6.     Contoh cara membaca morse dengan menggunakan tabel morse:

§  Kode morse yang diberikan adalah " --.. "; 

§  kode pertama strip (-) maka tunjuk baris paling atas yang berwarna hitam (kotak sebelah kiri) yaitu kotak "T"; 

§  kode ke-2 strip (-) maka tunjuk baris kedua di bawah kotak "T" yang berwarna hitam yaitu kotak "M"; 

§  kode ke-3 titik (.) maka tunjuk baris ketiga di bawah kotak "M" yang berwarna putih yaitu "G"

§  kode ke-4 titik (.) maka tunjuk baris keempat di bawah kotak "G" yang berwarna putih yaitu "Z"

§  Kode terakhir inilah yang menunjukkan huruf morse sehingga " --.. " terbaca sebagai huruf "Z"

§  Kode morse yang diberikan adalah " .-. ";

§  kode pertama titik (.) maka tunjuk baris pertama yang berwarna putih yaitu kotak "E";

§  kode ke-2 strip (-) maka tunjuk baris kedua di bawah kotak "E" yang berwarna hitam yaitu kotak "A"

§  kode ke-3 titik (.) maka tunjuk baris ketiga di bawah kotak "A" yang berwarna putih yaitu kotak "R"

§  karena hanya tiga kode maka berhenti pada baris ketiga. Sehingga " .-. " terbaca sebagai huruf "R".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar